TRENDING NOW


CILEGON, BX -
Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mensukseskan program Walikota dan Wakil Walikota Cilegon di Bidang Kesehatan. 

Visi : Cilegon Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.

Misi Utama : Akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Cilegon.

Dinas Kesehatan Kota Cilegon terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang Merata, Berkualitas, dan Berkesinambungan.

Melalui Program :

- Bantuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersumber APBD Kota Cilegon sebanyak 103.065 jiwa dan cakupan kepesertaan JKN dalam Universal Health Coverage (UHC) di Kota Cilegon Bulan April 2026 mencapai 100,21% dengan jumlah alokasi anggaran sekitar Rp 40.000.000.000 Miliar. 

Program ini merupakan bentuk perlindungan sosial di bidang kesehatan agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

Layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam di seluruh Puskesmas sampai Bulan April telah melayani pengunjung sebanyak 33.595 Jiwa. 

Pelayanan Persalinan di 7 Puskesmas sampai saat ini telah menangani sebanyak 789 Persalinan, sebagai upaya menjamin keselamatan ibu dan bayi melalui layanan yang Cepat, Aman, dan Profesional.

Layanan Doklink telah dilaksanakan di 9 Puskesmas, dengan jumlah kunjungan mencapai 91 Orang. Layanan ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat menjangkau Pelayanan Kesehatan.

Berbagai Capaian tersebut Pemerintah Kota Cilegon berhasil meraih Penghargaan Tingkat Nasional dari Kementerian Dalam Negeri atas Keberhasilan dalam “Meningkatkan Akses dan Layanan Kesehatan” pada 1 – April - 2026. 

Serta Penghargaan UHC AWARDS Tahun 2026 dari Menko Pemberdayaan Masyarakat.

Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk terus menjaga kesehatan, memanfaatkan layanan yang tersedia, serta bersama-sama mendukung pembangunan kesehatan demi terwujudnya masyarakat yang Sehat, Mandiri, dan Sejahtera.(*)

Foto: Ida Fitrida, Seorang Pedagang Ketupat Musiman Via COD / Jajanan Mamah Azzahra.


CILEGON, BX - Sepekan jelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026, para pedagang ketupat mulai sibuk menyiapkan dagangannya. 

Salah satunya adalah Ida Fitrida (40), yang tampak tekun menganyam daun kelapa muda untuk dijadikan kulit ketupat. Wanita paruh baya tersebut berjualan via pesanan (COD) dari kediamannya. Meski menganyam ketupat saat menjalankan ibadah puasa, sungguh luar biasa semangatnya untuk mencari rezeki tidak surut.

Justru mendekati Lebaran, aktivitas lda semakin padat karena ia harus menganyam lebih banyak daun kelapa muda untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Hari ini sudah ada beberapa orang yang pesan,” ujar lda, Selasa (14/3/2026).

Ida adalah pedagang Ketupat musiman. Yaitu pada setiap pertengahan Ramadhan (Qunutan) dan menjelang Hari Raya, ia selalu menjual kulit ketupat.

Namun menjelang Lebaran, jumlah daun kelapa yang harus disiapkan meningkat karena permintaan biasanya melonjak.

“Biasanya pas mau Lebaran ini ramai pembeli. Alhamdulillah pada hari ini sudah  kelihatan alias sudah ada yang pesan untuk Lebaran,” tuturnya.

Dalam menjalankan usaha musimannya, lda juga dibantu dengan suami dan anaknya. Ia mengatakan, lonjakan penjualan kulit ketupat biasanya mulai terlihat sekitar kurang lebih tiga hari sebelum Lebaran.

Momen Lebaran menjadi kesempatan baginya untuk meraup keuntungan lebih besar. Meski usianya sudah tidak muda lagi, Alay tetap aktif mempromosikan dagangannya, termasuk melalui media sosial.

“Sudah mulai pasang status di WhatsApp, buat kasih tahu ke orang-orang kalau ketupat sudah ready,” katanya.

Menurut lda, pada momen Lebaran omzet penjualan bisa meningkat.

“Kalau mau Lebaran, pembelinya dari mana saja,” ungkapnya.

Ia pun berharap penjualan ketupat, lontong dan lepet pada tahun ini membawa berkah bagi dirinya dan keluarga.

“Harapannya ya semoga laris manis. Dari tahun ke tahun semoga penjualan makin bagus,” pungkasnya.(*)

 

CILEGON, BX - Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga merawat kebhinekaan satu diantaranya 'Polres Cilegon Menyapa' merupakan bagian dari implementasi tugas Polri agar tetap berada di tengah-tengah masyarakat untuk mewujudkan keamanan, sehingga situasional Kamtibmas di wilayah dapat berjalan dengan aman dan kondusif,  Sabtu (14/3/26).

Kegiatan tersebut berdasarkan surat perintah Kapolres Cilegon Nomor : Sprin/890/III/PAM.1.1/2026 tanggal 10 Maret 2026, tentang kegiatan pelayanan OPS Ketupat Maung 2026.


Pos PAM 2 Gerem kali ini dikunjungi rombongan dari Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum (PU) RI, Diana Kusumastuti dan diterima oleh Kompol, D.P. Ambarita, S.Ik, M.M selaku Kapolsek Pulomerak.

Selain itu, ada juga kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiplin) dari Biro Provos Divpropam Polri dalam rangka pengawasan pengamanan OPS Ketupat Tahun 2026, yaitu melakukan pengawasan dan monitoring kegiatan di Pos Pengamanan (PAM) Idul Fitri 1447 H, di wilayah Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon guna cipta kondisi Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan lancar.

"Giat hal ini juga terlaksana, guna terciptanya Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan lancar bagi pemudik 2026," pungkasnya.(*)