TRENDING NOW


CILEGON, BX - Danau Metro Cilegon resmi€ melakukan soft opening pada Kamis (12/2/2026), dan langsung menarik perhatian masyarakat. Destinasi ini menawarkan pemandangan danau bervariasi warna, dikelilingi pepohonan rindang dan pernik-pernik lampu juga adanya UMKM. Sehingga menjadi pilihan baru wisata akhir pekan atau menjelang munggahan puasa.

Kawasan Danau Metro atau wisata alam ini dikelola oleh Yayasan LKS BMPP Mandiri Cilegon - Banten yang dinakhodai oleh Deni Juweni alias Abah Jen, dengan memanfaatkan lahan tandon yang disulap menjadi destinasi wisata berkelanjutan. Danau Metro menyediakan area foto berlatar danau, pernik pernik lampu hias, bisa juga untuk lokasi piknik keluarga, serta suasana tenang yang diminati wisatawan pencari relaksasi atau healing.

Beragam wahana air turut melengkapi daya tarik Danau Metro Cilegon, mulai dari pemandangan dan UMKM sebagai spot unik bagi para pengunjung.


Selain itu, terdapat banyak tenant makanan dengan pilihan menu beragam dan harga cukup terjangkau.

Sementara itu, Ahmad Yani yang hadir diacara tasyakuran & soft opening Danau Metro mengaku terkesan dengan suasana Danau Metro Cilegon ini. Ia menilai tempat ini cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga nanti sambil menikmati makan siang di tengah pemandangan alam yang menenangkan.

"Saya datang diacara tasyakuran & soft opening sekaligus dirangkai dengan makan rabeg bersama, dan langsung jatuh cinta tempatnya. Tempat wisata alam ini cocok sambil untuk langsung menikmati makan siang bersama keluarga nanti, cocok banget buat healing dari rutinitas, ujar Ahmad Yani, Kamis (12/2/2026) malam.

Selain itu, Lurah Purwakarta, Kota Cilegon Bety Tety Sugiharty, menyampaikan apresiasi dan berharap Danau Metro Cilegon menjadi berkah dan bertambah berkah, kemudian terus dikembangkan secara berkelanjutan. Ia menilai lokasi yang dekat dengan warga sekitar dan akses mudah ini menjadi potensi besar agar Danau Metro berkembang sebagai ikon wisata baru di kota Cilegon, Banten, ditambah adanya UMKM.

"Alhamdulillah berkah dan lokasinya juga cukup dekat atau terjangkau, jadi pasti para pengunjung bakal penasaran dan akan sering ke sini bareng teman-teman. Tenant makanannya banyak pilihan, harganya murah meriah alias terjangkau. Ia menekankan pentingnya menjaga keindahan dan kelestarian alam kawasan tersebut agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang," pungkas Bety Tety Sugiharty, Lurah Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Paska pembersihan Danau Metro kala itu, yang dilakukan oleh Yayasan LKS BMPP Mandiri dibawah pimpinan Deni Juweni, atau Abah Jen sapaan akrabnya, tidak hanya bertujuan mengantisipasi banjir, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.

Lebih lanjut, Wali Kota Cilegon, Robinsar meninjau langsung kegiatan pembersihan pada Senin (10/11/2025) lalu. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai langkah yang dilakukan oleh Yayasam LKS BMPP Mandiri merupakan contoh nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan

Dalam giat tasyakuran & soft opening Danau Metro turut hadir Tokoh Ulama, Danramil Kota, Mayor Inf. Usman, Kapolsek Purwarkarta, IPTU Sukanda, Babhinkamtibmas setempat, Lurah Kebon Dalem, Lurah Panggung Rawi, dan masyarakat. (MDS)

 


CILEGON, BX - Wali Kota Cilegon Robinsar mengukuhkan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) atau Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Cilegon sisa masa bakti 2023–2028, yang digelar di Hotel The Royale Krakatau, Kamis (12/2). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Forum TJSLBU Tahun 2026.

Pengukuhan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia industri guna memastikan program CSR berjalan tepat sasaran, terarah, dan selaras dengan prioritas pembangunan Kota Cilegon.


Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa Forum CSR diisi oleh sosok-sosok profesional dan berpengalaman yang diyakini mampu menjalankan amanah dengan baik.

“Kalau bicara profesionalisme dan pengalaman, saya yakin. Hanya tinggal kekompakan dan niat yang sama serta niat yang lurus. Insyaallah dengan niat yang lurus dan kekompakan, Forum CSR bisa memberi manfaat besar untuk masyarakat Kota Cilegon,” ujar Wali Kota.

Robinsar juga menekankan bahwa pembangunan Kota Cilegon tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, khususnya sektor industri.

“Dalam membangun Kota Cilegon ini, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh dukungan semua stakeholder. Semua itu berawal dari rasa memiliki dan rasa mencintai. Kalau sudah cinta, semuanya akan diberikan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Robinsar berharap Forum CSR tidak hanya menjadi wadah administratif, tetapi mampu menumbuhkan rasa kepemilikan industri terhadap Kota Cilegon serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Robinsar juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang masih dihadapi Kota Cilegon, terutama di sektor pendidikan dan infrastruktur dasar masyarakat.

“Masih banyak sekolah yang tidak layak, bahkan ada yang harus masuk pagi dan siang karena kurangnya ruang kelas. Masih ada warga yang rumahnya bocor saat hujan dan tidak layak huni. Ini menjadi atensi kita bersama,” ungkapnya.

Menurutnya, CSR merupakan bentuk tanggung jawab sosial industri yang telah diatur dalam regulasi, sehingga diperlukan forum yang mampu mengoordinasikan, mengonsolidasikan, serta mendistribusikan program secara tepat sasaran.

“Tolong CSR-nya jangan jauh-jauh didistribusikannya. Di Cilegon masih banyak PR yang harus kita selesaikan. Tugas Forum CSR adalah mengoordinir dan memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat Kota Cilegon,” tegasnya.

Robinsar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk membangun hubungan yang saling menguatkan dengan dunia industri.

“Kita ingin ada simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan dan saling menguatkan. Cilegon adalah kota industri. Kalau industrinya hidup, insyaallah Cilegon juga hidup. Kita saling ingin berkontribusi agar industri maju dan Kota Cilegon semakin maju,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Forum CSR Muhammad Irham menyampaikan bahwa pengurus Forum CSR Kota Cilegon terdiri dari perwakilan industri, kalangan profesional, perguruan tinggi, serta media massa. Pengukuhan ini, menurutnya, penting untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif hingga akhir masa bakti 2023–2028.

Ia menjelaskan bahwa Forum TJSLBU diharapkan mampu meningkatkan peran efektif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, serta menyusun kerangka kebijakan dan program kerja yang terpadu dan berkelanjutan melalui kolaborasi industri dan pemerintah.

“Harapannya Forum CSR dapat menyelaraskan program pemerintah dan industri agar manfaatnya merata di 8 kecamatan dan 43 kelurahan di Kota Cilegon secara berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum CSR Kota Cilegon yang dikukuhkan, Saeful Rochman, menambahkan bahwa proses pembentukan forum telah berlangsung sejak 2023 sesuai amanat regulasi, dan pengukuhan ini menjadi titik awal penguatan peran forum sebagai ruang kolaborasi.

“Forum ini adalah ruang sinergi, bukan ruang komando. Kami tidak mengambil alih peran siapa pun, melainkan mempertemukan niat baik dan memastikan kontribusi sosial perusahaan berjalan searah dengan pembangunan Kota Cilegon,” jelas Saeful.

Saeful juga menyatakan dukungan penuh terhadap visi pembangunan “Cilegon Juare” sebagai kota yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan, serta menegaskan pentingnya stabilitas, kepastian berusaha, dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Dengan dikukuhkannya Forum CSR Kota Cilegon, Pemerintah Kota Cilegon berharap sinergi yang terbangun dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial, memperkuat kualitas sumber daya manusia, mendorong pertumbuhan UMKM, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Pengukuhan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama untuk kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon.(*)

 


CILEGON, BX - Para pekerja rentan atau sektor informal merasa bangga dengan Pemerintahan Kota Cilegon yang telah memberikan perhatian dalam bentuk jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Para pekerja rentan atau sektor informal di Kota Cilegon seperti driver ojek online, supir angkot, marbot masjid, hingga pemandi jenazah, telah mendapatkan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang sepenuhnya ditanggung oleh Pemkot Cilegon.

Pemberian perlindungan jaminan sosial pekerja sektor informal tersebut ditandai dengan penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan oleh Wali Kota Cilegon Robinsar kepada ratusan driver ojek online, supir angkot, marbot masjid dan pemandi jenazah yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Rabu, 11 Februari 2026.

Salah seorang driver ojek online, Tri mengatakan, dirinya merasa bangga dengan Pemerintahan Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Wali Kota Robinsar, Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo dan Ketua DPRD Cilegon Rizki Khairul Ichwan yang telag memberikan perlindungan melalui program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

"Alhamdulillah ya dengan ada acaranya seperti ini dari Pemerintah Kota Cilegon, sangat benar-benar membantu kami sebagai pekerja rentan. Jadi sekali lagi sangat bangga punya Wali Kota dan Wakil, serta Ketua DPR yang bisa mensupport, untuk menjaga kami (yang bekerja) di jalan," katanya.

Tri yang telah bekerja sebagai driver ojek online selama 6 tahun itu sangat bersyukur atas dukungan dan bentuk perhatian Pemkot Cilegon yang telah memberikan perlindungan jaminan sosial kepada dirinya dan rekan sejawatnya yang bekerja di sektor informal melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Jadi tidak ada lagi kata, kami sangat berterima kasih. Kami belum pernah punya, selama 6 tahun (bekerja sebagai driver ojek online) baru ini punya (BPJS Ketenagakerjaan). Alhamdulillah, didengarlah doa kami," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan, Pemkot Cilegon saat ini telah memberikan perlindungan jaminan sosial kepada kurang lebih 3.500 jiwa masyarakat Kota Cilegon.

Di mana pada tahun ini, lanjut Robinsar, Pemkot Cilegon menggulirkan program perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 880 jiwa pekerja sektor informal.

"Ini komitmen dari pemerintah dalam rangka memberikan kepastian, memberikan kenyamanan untuk masyarakat ketika bekerja. Jadi ketika memang masyarakat ini yang tadi bekerja di sektor informal, baik supir angkot, driver ojol, itu ketika keluar dari rumah untuk bekerja, sudah terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Program perlindungan jaminan sosial yang digulirkan untuk masyarakat Cilegon melalui BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan tersebut, sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemkot Cilegon.

"Insya Allah, selagi secara fiskal kita memungkinkan, selagi Saya dengan Mas Wakil menjabat, itu kita akan teruskan di masa jabatan kami, tentunya ini semua kami berikan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon," tutur Robinsar. (*)

 


CILEGON, BX - Drg. Rully Kuswumawardhani selaku kepala bidang SD dinas pendidikan dan kebudayaan kota Cilegon mendampingi kegiatan edukasi bahaya bullying narkotika beserta adab sehari-hari yang dilaksanakan oleh mitra BNN provinsi Banten kegiatan tersebut berlangsung di 5 sekolah dasar di kota Cilegon yakni SDN 2, SDN 3, SDN 4, SDN Mardiyuana serta SDIT Raudatul Jannah, pada Rabu 11 Februari 2006.

Dalam kunjungan tersebut drg. Rully menemukan bahwa banyak siswa kelas 4u hingga kelas 6 masih belum memahami bahwa Vape merupakan rokok elektrik, bahkan beberapa diantaranya sudah mencoba menggunakannya.

"Kami mulai menegaskan agar siswa menjauhi narkoba rokok dan Vape, tidak menerima pemberian apapun dari orang yang tidak dikenal serta selalu menghormati orang tua dan guru," pintanya.

Ia menjelaskan bahwa Vape mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi paru-paru memberatkan kerja jantung serta meningkatkan tekanan darah sejauh ini ada manfaat Vape bagi kesehatan tapi justru merusak organ tubuh lebih cepat dan dampaknya sulit diperbaiki," katanya. 

Kegiatan edukasi menjadi langkah penting untuk melindungi generasi muda dari ancaman6 rokok Vape dan narkoba sejak usia sekolah dasar, drg. Rully menambahkan edukasi seperti ini perlu dilakukan karena anak-anak saat ini sangat mudah terpapar informasi dan pengaruh lingkungan termasuk trend penggunaan Vape yang sering dianggap aman padahal sangat berbahaya. Dinas Pedidikan dan Kebudayaan kota Cilegon bersama mitra BNN berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat berkarakter serta mampu saling menghargai dan mendukung hal-hal positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

"Sebagai penutup drg. Rully menegaskan bahwa pencegahan harus dimulai sejak usia dini melalui peran sekolah keluarga dan lingkungan sekitar ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga anak-anak dari bahaya narkoba rokok dan vape demi masa depan generasi penerus yang lebih baik melalui kegiatan ini Dindikbud kota Cilegon berkomitmen untuk terus memperkuat program edukasi dan pembinaan karakter di sekolah dasar agar tercipta lingkungan belajar yang aman sehat dan bebas dari pengaruh zat berbahaya," tandasnya. (*)