TRENDING NOW


BANTEN, BX  - Efisiensi anggaran bijak menjadi sikap yang disuarakan Ketua PHRI BPD Banten, GS Ashok Kumar, menyikapi efisiensi anggaran kementerian dan dinas yang belakangan menyudutkan aktivitas rapat di hotel, Jum'at (06/11/2026).

Efisiensi anggaran adalah langkah yang didukung sepenuhnya. Namun cara menyampaikannya juga perlu dijaga agar tidak melukai sektor lain yang selama ini bergerak secara sah dan legal.

Kami sangat mendukung komitmen pemerintah dalam melakukan penataan internal dan penghematan Anggaran Negara melalui optimalisasi fasilitas kantor kementerian maupun pemerintah daerah, ujar Ashok.

Ashok yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pusat Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Perkumpulan Urang Banten, Ketua Dewan Pembina Utama IKEI (Ikatan Engineers Indonesia) Pusat, serta Korwil DKI dan Jabar PHRI itu mengajak seluruh pihak, khususnya jajaran regulator, untuk lebih bijak dalam pemilihan tutur kata.

Kami hanya berharap, bahasa yang digunakan bisa lebih bijak dan berkeadilan, agar tidak menimbulkan stigma negatif terhadap sektor akomodasi formal industri jasa perhotelan, katanya.

Menurut Ashok, penyebutan industri perhotelan secara spesifik sebagai lambang pemborosan dirasa kurang adil. Padahal, sektor ini bergerak secara sah, legal, dan dilindungi undang-undang.

Industri perhotelan saat ini telah bertransformasi secara masif demi mendukung program-program strategis nasional. Ini bukan sektor komoditas yang negatif, tegasnya.

Salah satu bukti transformasi itu, lanjut Ashok, adalah penerapan Sertifikasi Halal resmi dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di berbagai lini, mulai dari fasilitas dapur, restoran, hingga manajemen pelayanan.

Ini bukti komitmen kami untuk menyediakan ekosistem jasa yang bersih, aman, dan patuh terhadap syariat, ujarnya.

Ashok juga mengingatkan, industri perhotelan merupakan salah satu pilar penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Di dalamnya menggantungkan nasib jutaan karyawan, pelaku UMKM penyuplai bahan baku makanan, hingga petani lokal. Belum lagi kontribusi pada energi dan listrik, serta uji kompetensi dan SKA berkala bagi SDM pariwisata.

Kegiatan MICE di hotel itu perputarannya langsung terasa. Dari MICE, ada kontribusi nyata pada Pendapatan Asli Daerah melalui pajak hotel dan restoran. Belum lagi pajak-pajak lainnya, seperti pajak parkir, pajak air bawah tanah, pajak hiburan, dan seterusnya, jelasnya.

Karena itu, para pelaku usaha berharap evaluasi internal pemerintah dapat berfokus pada sistem pengawasan anggaran, tanpa harus mengorbankan reputasi industri jasa perhotelan yang tengah berjuang menjaga momentum kebangkitan ekonomi nasional.

Satu hotel saja ada lebih dari 125 komponen multiplier effect. Dari pemasok gula, teh, kopi, sabun, sampo, odol, masih panjang lagi seterusnya, pungkas Ashok yang juga Founder 7P dan 5C Sustainable Hospitality Management.

Sebagai penutup, Ashok menyampaikan, AND DO IT WITH SMILE. AS ALWAYS WE ARE AT YOUR SERVICE.(*)

 


CILEGON, BX - Dalam menerapkan sistem manajemen talenta dan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama terus bergulir. Seleksi terbuka pengisian kursi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cilegon kini diwarnai persaingan ketat di antara para kandidat yang masuk dalam bursa tiga besar.

Dalam persaingan ketat tersebut, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kota Cilegon, Tb Sofat, harus bersaing dengan dua nama kuat lainnya yang turut digadang-gadang publik dan dinilai dekat dengan lingkaran kebijakan, yakni Pelaksana Tugas (Plt) Kadiskominfo Zainal Musaddad serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Kominfo SP, Ipung Ernawati Setianingrum. Ketiganya disebut-sebut sebagai figur kompeten yang merebut perhatian Tim Komite Talenta dalam bursa perebutan jabatan kepala dinas tersebut.

Tb Sofat sendiri kini sudah berpengalaman selama 4,5 tahun menangani bidang aplikasi informatika menjadi salah satu bekal utama dalam menghadapi ketatnya persaingan ini. Ia mengaku sangat optimistis dalam melalui seluruh rangkaian penilaian kompetensi yang diselenggarakan.

Hal itu disampaikan Sofat seusai mengikuti wawancara penilaian kompetensi oleh Tim Komite Talenta di Assessment Center BKP

"Sangat optimistis, malu kalau saya tidak optimistis, karena saya dan beberapa rekan dari Kominfo sudah menduduki kurang lebih 4,5 tahun," kata Sofat.

Dalam sesi wawancara tersebut, peserta diminta untuk memaparkan berbagai persoalan riil yang dihadapi oleh Diskominfo, termasuk merumuskan rencana pengembangan organisasi ke depan. Selain itu, pendalaman materi juga berkaitan erat dengan langkah-langkah strategis yang harus ditempuh guna mendongkrak kinerja perangkat daerah.

Masih kata Tb Sofat, setiap anggota Komite Talenta mengajukan sekitar dua hingga tiga pertanyaan. Proses wawancara berlangsung secara mendalam dengan melibatkan lima anggota komite, di mana masing-masing anggota diberikan alokasi waktu sekitar lima menit untuk menggali kompetensi peserta.

"Pertanyaannya menyesuaikan dengan yang ada di Kominfo, terkait permasalahan di Kominfo, ke depan seperti apa, apa saja yang harus dikembangkan," jelasnya.

Sebelum mendedikasikan diri di Diskominfo, Tb Sofat memiliki rekam jejak penugasan di sejumlah perangkat daerah lain di lingkungan Pemkot Cilegon. Di antaranya pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Politik di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Kepala Seksi Kepemudaan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Terkait proses seleksi yang sedang berjalan, Tb Sofat menilai bahwa seluruh peserta termasuk para rival dalam persaingan tiga besar memiliki kompetensi dan kapasitas mumpuni di bidangnya masing-masing. Ia pun menyatakan keyakinan penuh terhadap independensi serta profesionalisme Tim Komite Talenta dalam menjaring kandidat terbaik secara objektif.

"Pada dasarnya semua berkompeten, dan Komite sangat profesional. Saya pastikan Komite memilih dari nilai terbaik dan orang yang tepat," tegasnya.

Berdasarkan regulasi kepegawaian yang berlaku, pengisian jabatan pimpinan tinggi maupun administrator yang merujuk secara akurat pada rekomendasi sistem manajemen talenta dan meritokrasi menjadi kunci utama untuk menghindari potensi teguran administratif dari instansi pengawas pusat seperti Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). (*)

 



CILEGON, BX - UMKM Yayasan LKS BMPP Mandiri yang bertempat di Danau Cinta Metro Cilegon Provinsi Banten menghadirkan Musik Band terkenal asal Indonesia yaitu Musik Band Zigas yang bertajuk 'Konser Gratis.' Event ini sekaligus dalam rangka mendongkrak UMKM Yayasan LKS BMPP Mandiri, konser gratis yang berlangsung digelar selama satu jam ini alhamdulilah berjalan lancar dan disambut antusiasme oleh para pengunjung UMKM tersebut, Minggu (1/11/2026) malam.

"Kemeriahan semakin lengkap dan para pedagang UMKM pun menjadi daya tarik utama."


Owner UMKM Yayasan LKS BMPP Mandiri, Deni Juweni alias kang Jen sapaan akrabnya mengungkapkan apresiasi kepada Musik Band Zigas yang telah menghibur dan juga menyempatkan hadir ditengah-tengah para pengunjung di UMKM Yayasan LKS BMPP Mandiri di Danau Cinta Metro Cilegon.

"Danau Cinta Metro Cilegon ini unik, daya pengunjungnya kuat dan juga agak strategis. Kami sengaja bawa para pedagang UMKM ke sini. menurutnya, UMKM Yayasan LKS BMPP Mandiri ini bukan sekadar ajang jualan." kata Kang Jen.

Pengunjung dan para pedagang UMKM di Danau Cinta Metro Cilegon ini sangat terhibur dan gembira, dan progresnya luar biasa. Ia berharap momentum ini bisa memperkuat semangat gotong royong dalam membangun ekonomi rakyat seperti pedagang UMKM. Ke depan, kang Jen ingin menggelar festival Konser ini menjadi agenda rutin.

"Kami ingin Konser ini jadi program rutin biar lebih semangat untuk Cilegon Juare. Masyarakat diimbau untuk datang langsung ke Danau Cinta Metro Cilegon," pungkasnya.

Sementara itu, Vokalis Musik Band Zigas, Riswan Mohammad Putra alias akrabnya Poetra menyampaikan bahwa sebagai penyelenggaraan festival musik, Band Zigas mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak. Sejumlah kalangan, baik musikus dan penonton, membanjiri segudang pujian untuk perhelatan musik yang digelar selama satu jam ini.

Dari kalangan musikus, Poutra meyakini pecinta musik masih menginginkan Musik Band Zigas digelar.

"Alhamdulillah Musik Band Zigas tahu betul bagaimana membuat penonton atau para pengunjung UMKM di Danau Cinta Metro Cilegon ini bersenang-senang dan terhibur," kata Poetra Vokalis Band Zigas.

Poutra, sukses membuat pertunjukan musik terasa menyenangkan 

"Sangat terasa, suasananya menyenangkan," Imbuh dan tutupnya.(*)

 

Foto: Gambar Animasi.


CILEGON, BX – Menjalankan tugas jurnalistik tak selalu berlangsung mulus. Seorang wartawan Kotabajanews.com justru harus kehilangan sepeda motornya ketika tengah melakukan peliputan di Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon, Jumat malam, 30 Oktober 2026.

Sepeda motor Honda Vario Gen 3 berwarna hitam dengan nomor polisi A 5923 UM itu dilaporkan hilang setelah diparkir di depan Kantor Kadin Kota Cilegon sekitar pukul 19.45 WIB.

Kendaraan yang semula terparkir di lokasi tersebut sudah tidak ditemukan ketika pemiliknya hendak kembali menggunakannya. Dugaan pencurian pun mengemuka. Motor yang menjadi sarana mobilitas untuk menunjang pekerjaan jurnalistik itu raib di tengah aktivitas peliputan.

Peristiwa ini bukan sekadar kehilangan kendaraan. Bagi seorang wartawan, sepeda motor merupakan salah satu penunjang utama untuk menjangkau lokasi peristiwa, memenuhi undangan liputan, hingga mengejar informasi di lapangan.

Kehilangan tersebut sekaligus menyisakan pertanyaan mengenai keamanan kendaraan di lingkungan perkantoran. Apalagi, lokasi kejadian berada di depan kantor sebuah organisasi dunia usaha yang menjadi tempat berlangsungnya berbagai aktivitas.

Meski demikian, kronologi lengkap kejadian dan dugaan pelaku masih perlu ditelusuri lebih lanjut. Belum ada informasi mengenai bagaimana kendaraan tersebut dibawa pergi maupun apakah peristiwa itu telah dilaporkan secara resmi kepada kepolisian.

Kini, pemilik kendaraan berharap bantuan masyarakat untuk menemukan kembali sepeda motornya. Informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan kendaraan tersebut akan sangat berarti.

Ciri-ciri kendaraan yang hilang:

- Jenis kendaraan: Honda Vario Gen 3

- Warna: Hitam

- Nomor polisi: A 5923 UM

- Lokasi terakhir: Depan Kantor Kadin Kota Cilegon

- Waktu kehilangan: Jumat, 30 Oktober 2026, sekitar pukul 19.45 WIB

- Nama pemilik: Ahmad Haryani

Masyarakat Diminta Bantu Melacak

Masyarakat yang melihat sepeda motor dengan ciri-ciri tersebut, baik di jalan raya, tempat parkir, maupun lokasi lainnya, diminta segera memberikan informasi kepada pemilik kendaraan.

Informasi dapat disampaikan melalui nomor WhatsApp Ahmad Haryani di 0858-9337-6968.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan transaksi jual beli, menerima gadai, ataupun membantu memindahkan kendaraan apabila terdapat dugaan bahwa motor tersebut merupakan hasil tindak pidana pencurian.

Kehilangan kendaraan ini menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan tidak boleh dianggap sebagai urusan sepele. Tempat yang ramai aktivitas sekalipun tidak serta-merta menjamin kendaraan terbebas dari ancaman pencurian.

Bagi Ahmad Haryani, harapannya sederhana: motor yang digunakan untuk menunjang pekerjaan jurnalistik itu dapat segera ditemukan dan kembali ke tangannya.(*)