TRENDING NOW

Foto: Ida Fitrida, Seorang Pedagang Ketupat Musiman Via COD / Jajanan Mamah Azzahra.


CILEGON, BX - Sepekan jelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026, para pedagang ketupat mulai sibuk menyiapkan dagangannya. 

Salah satunya adalah Ida Fitrida (40), yang tampak tekun menganyam daun kelapa muda untuk dijadikan kulit ketupat. Wanita paruh baya tersebut berjualan via pesanan (COD) dari kediamannya. Meski menganyam ketupat saat menjalankan ibadah puasa, sungguh luar biasa semangatnya untuk mencari rezeki tidak surut.

Justru mendekati Lebaran, aktivitas lda semakin padat karena ia harus menganyam lebih banyak daun kelapa muda untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Hari ini sudah ada beberapa orang yang pesan,” ujar lda, Selasa (14/3/2026).

Ida adalah pedagang Ketupat musiman. Yaitu pada setiap pertengahan Ramadhan (Qunutan) dan menjelang Hari Raya, ia selalu menjual kulit ketupat.

Namun menjelang Lebaran, jumlah daun kelapa yang harus disiapkan meningkat karena permintaan biasanya melonjak.

“Biasanya pas mau Lebaran ini ramai pembeli. Alhamdulillah pada hari ini sudah  kelihatan alias sudah ada yang pesan untuk Lebaran,” tuturnya.

Dalam menjalankan usaha musimannya, lda juga dibantu dengan suami dan anaknya. Ia mengatakan, lonjakan penjualan kulit ketupat biasanya mulai terlihat sekitar kurang lebih tiga hari sebelum Lebaran.

Momen Lebaran menjadi kesempatan baginya untuk meraup keuntungan lebih besar. Meski usianya sudah tidak muda lagi, Alay tetap aktif mempromosikan dagangannya, termasuk melalui media sosial.

“Sudah mulai pasang status di WhatsApp, buat kasih tahu ke orang-orang kalau ketupat sudah ready,” katanya.

Menurut lda, pada momen Lebaran omzet penjualan bisa meningkat.

“Kalau mau Lebaran, pembelinya dari mana saja,” ungkapnya.

Ia pun berharap penjualan ketupat, lontong dan lepet pada tahun ini membawa berkah bagi dirinya dan keluarga.

“Harapannya ya semoga laris manis. Dari tahun ke tahun semoga penjualan makin bagus,” pungkasnya.(*)

 

CILEGON, BX - Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga merawat kebhinekaan satu diantaranya 'Polres Cilegon Menyapa' merupakan bagian dari implementasi tugas Polri agar tetap berada di tengah-tengah masyarakat untuk mewujudkan keamanan, sehingga situasional Kamtibmas di wilayah dapat berjalan dengan aman dan kondusif,  Sabtu (14/3/26).

Kegiatan tersebut berdasarkan surat perintah Kapolres Cilegon Nomor : Sprin/890/III/PAM.1.1/2026 tanggal 10 Maret 2026, tentang kegiatan pelayanan OPS Ketupat Maung 2026.


Pos PAM 2 Gerem kali ini dikunjungi rombongan dari Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum (PU) RI, Diana Kusumastuti dan diterima oleh Kompol, D.P. Ambarita, S.Ik, M.M selaku Kapolsek Pulomerak.

Selain itu, ada juga kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiplin) dari Biro Provos Divpropam Polri dalam rangka pengawasan pengamanan OPS Ketupat Tahun 2026, yaitu melakukan pengawasan dan monitoring kegiatan di Pos Pengamanan (PAM) Idul Fitri 1447 H, di wilayah Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon guna cipta kondisi Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan lancar.

"Giat hal ini juga terlaksana, guna terciptanya Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan lancar bagi pemudik 2026," pungkasnya.(*)

 


CILEGON, BX - Dinas Sosial Kota Cilegon melalui tim relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) telah mendirikan Dapur Umum yang dipusatkan di Sekretariat TAGANA Kota Cilegon untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir. Sejak pukul 20.00 Wib hingga subuh, Sabtu 7 Maret 2026 malam. 

Menu masakan setelah siap saji akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan atau yang terdampak banjir.


Berdasarkan informasi, Dapur Umum akan menyalurkan sebanyak 2000 porsi untuk buka puasa dan 2000 porsi untuk sahur atau makanan siap saji selama kurang lebih 3 hari alias melihat kondisi lapangan. Sementara itu. 

"Dapur Umum pada hari ini akan mendistribusikan 2000 porsi untuk buka puasa kemudian untuk sahur nanti sebanyak 2000 porsi, untuk sasaran 8 Kecamatan di Kota Cilegon," ujar Lia Nurlia Mahatma, ST, M.Si, selaku Kadis Dinsos Kota Cilegon ketika dikonfirmasi awak media Bantenxpose.com, Minggu (8/3/2026).

Mudah mudahan dapur umum ini bisa untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir

"Dapur Umum ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat Dinas Sosial Kota Cilegon dalam menghadapi bencana banjir yang melanda wilayah kota Cilegon," jelasnya. 

Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Sosial Kota Cilegon mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk segera melaporkan ke posko atau petugas terkait di lokasi masing-masing. Dan semoga banjirnya cepat surut.

"Dengan adanya Dapur Umum dan bantuan makanan siap saji ini, diharapkan warga yang terdampak banjir dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan pasca-bencana. Dan rencana untuk menunya berganti seperti telor, ayam, sarden, mie bihun," pungkasnya.(*)