TRENDING NOW

 

Polres Cilegon gelar pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) Kapolsek dan PJU.


CILEGON, BX – Polres Cilegon melakukan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah kapolsek dan pejabat utama (PJU) di lapangan Satya Haprabu, Sabtu (4/7/2026). AKBP Martua Silitonga memimpin langsung upacara sertijab tersebut.

Daftar Kapolsek dan PJU Polres Cilegon yang dimutasi.


- Kasat Reskrim AKP Yoga Tama

- Kapolsek Cilegon Kompol Firman Hamid

- Kapolsek Kawasan Pelabuhan Merak AKP Gusti Almasri Pratama

- Kapolsek Cinangka Rusnata

- Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigiit Dermawan

- Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Iptu Yudi Hartono

Daftar Kapolsek dan PJU Polres Cilegon yang Baru.

- AKP Wisnu Adicahya (Kasat Reskrim)

- AKP Heni Pancawati (Kapolsek Cilegon)

- IPTU Agie Dwisetio (Kapolsek KP Merak)

- AKP Romizal ( Kapolsek Cinangka)

- AKP Iman Maryono (Kasi Humas Polres Cilegon)

- IPTU Hermawan ( Kasat Tahti )

Kapolres Cilegon AKBP Martua Silitonga melalui Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Kompol Entang Cahyadi, menyampaikan bahwa mutasi merupakan bagian pembinaan karier dan penyegaran organisasi untuk meningkatkan kinerja.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pejabat lama atas pengabdiannya serta selamat bertugas di tempat yang baru. 

Kepada pejabat baru, Entang Cahyadi berharap dapat segera beradaptasi dan membangun kerja sama yang baik.

“Segera sesuaikan diri dengan lingkungan kerja, pahami karakter wilayah, dan bangun sinergi agar tugas dapat berjalan optimal,” imbuhnya.(Red)

 


CILEGON, BX – Area pemecah ombak (breakwater) di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, yang merupakan bagian dari fasilitas penunjang keselamatan pelayaran, masih ramai dimanfaatkan masyarakat sebagai lokasi memancing. Aktivitas tersebut bahkan telah berlangsung sejak lama.

Pantauan pada Kamis (2/7/2026), sejumlah pemancing terlihat memenuhi hampir seluruh sisi bangunan beton pemecah ombak dengan membawa perlengkapan memancing.

Padahal, breakwater memiliki fungsi vital sebagai pelindung dermaga dari hantaman gelombang sekaligus menjaga stabilitas perairan agar proses sandar kapal penyeberangan di Pelabuhan Merak dapat berlangsung aman, terutama saat cuaca buruk.

Aktivitas memancing di kawasan tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan karena lokasinya berada di jalur keluar masuk kapal feri serta memiliki risiko gelombang, arus laut, dan lalu lintas kapal berukuran besar. 

Kondisi itu juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap kawasan yang merupakan bagian dari objek vital nasional.

Meski demikian, masyarakat masih dapat mengakses area tersebut dengan leluasa. Para pemancing mengaku memilih lokasi itu karena dinilai memiliki potensi ikan yang lebih banyak dibandingkan kawasan pesisir lainnya, meski mereka menyadari adanya risiko keselamatan.

Masyarakat berharap pengelola pelabuhan bersama instansi terkait memperjelas aturan penggunaan kawasan pemecah ombak, termasuk dengan memasang rambu larangan, pembatas akses, serta meningkatkan pengawasan guna mencegah kecelakaan maupun gangguan terhadap operasional pelabuhan.

Menanggapi informasi tersebut, Humas ASDP Merak, Dheo, menyatakan akan meneruskan laporan tersebut kepada pihak yang berwenang.

"Saya teruskan ke tim terkait, terima kasih infonya," ujar Dheo, dikutip melalui pesan WhatsApp. (*)


Foto: Martin Amaro Founder PT Marodex Energy Persada 


CILEGON, BX - Berbekal pengalaman, Martin Amaro selaku Founder PT Marodex Energy Persada berkomitmen dan fokus pada pengembangan bisnis. Ia menekankan pentingnya inovasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia sebagai pendorong utama pertumbuhan. 

"Saya senang menjadi bagian dari perusahaan yang terus berkembang di tengah ketatnya persaingan bisnis dan dinamika industri yang tinggi. Martin Amaro berharap pengalaman saya di beberapa perusahaan lintas industri yaitu untuk mencapai visi dan misi perusahaan di PT Marodex Energy Persada," ujar Martin Amaro.

Lebih lanjut, ia menegaskan akan menjadi mitra strategis dibidang industri untuk memastikan implementasi strategi berjalan optimal dengan tetap menjunjung tinggi prinsip good corporate governance alias pedoman tata kelola perusahaan yang baik untuk menciptakan kinerja yang sehat, efisien, dan berkelanjutan.

PT Marodex Energy Persada ini siap melayani:

* General Contractor 

* WQT 

* Training and Certification 

* Supply Manpower 

* Fabrication 

Beralamat di Jl Gajah mada No 04B, Tiban 3 Batam Kepulauan Riau. 

Email admin@marodex.id.

 


SERANG, BX – Puluhan nelayan bersama warga Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, menggeruduk kantor PT Gandasari Energi untuk melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (2/7/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas aktivitas reklamasi yang dilakukan perusahaan yang dinilai telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan pesisir dan mata pencaharian nelayan.

Massa mendesak PT Gandasari Energi bertanggung jawab atas berbagai dampak yang ditimbulkan akibat kegiatan reklamasi. 

Mereka menilai hingga kini perusahaan belum memberikan penjelasan maupun solusi terhadap kerugian yang dirasakan masyarakat.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Serang, Sabihis, menegaskan pihaknya meminta perusahaan tidak menutup mata terhadap persoalan yang muncul akibat aktivitas reklamasi tersebut.

"Kami menekankan kepada PT Gandasari agar ada pertanggungjawaban secara pasti atas dampak dari aktivitas itu," tegas Sabihis saat menyampaikan aspirasi di lokasi aksi.

Selain menuntut tanggung jawab perusahaan, para nelayan juga mempertanyakan legalitas reklamasi yang tengah berlangsung. 

Menurut mereka, aktivitas tersebut telah memicu sedimentasi di sejumlah titik perairan sehingga mengganggu aktivitas nelayan.

"Pangkalan dan alur aktivitas nelayan menjadi tidak layak, serta hilangnya ruang laut kami sehingga nelayan kini sulit menangkap ikan," ujarnya.

Sabihis juga menyebut reklamasi diduga berdampak terhadap kerusakan ekosistem laut, termasuk menurunnya kualitas perairan yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

"Selain itu juga merusak biota laut dan baku mutu air," katanya.

Menurutnya, berbagai dampak tersebut seharusnya menjadi perhatian serius perusahaan. 

Ia menilai kepentingan investasi tidak boleh mengabaikan hak masyarakat yang terdampak langsung.

"Banyak dampaknya. Harusnya berbanding lurus dengan kepentingan masyarakat yang terdampak. Jangan serta-merta pihak perusahaan mengabaikan," tegasnya.

Aksi kali ini merupakan unjuk rasa kedua yang dilakukan nelayan Bojonegara. Sebelumnya, mereka juga menggelar aksi penolakan langsung di kawasan perairan yang menjadi lokasi reklamasi sebagai bentuk keberatan terhadap kegiatan tersebut.

Namun hingga aksi berlangsung, para nelayan mengaku belum menerima tanggapan maupun kepastian dari pihak PT Gandasari Energi.

"Sejauh ini belum ada tanggapan apa-apa dari pihak perusahaan," pungkasnya.(Red)