TRENDING NOW

 


CILEGON, BX - Massa buruh dari daerah hukum Polres Cilegon ke Monas dalam rangka memperingati Mayday Tahun 2026, Jum'at, 1 Mei 2026, kembali ke kota Cilegon dengan selamat.

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga S.H S.IK M.S.I bersama unsur Forkopimda kota Cilegon, Banten mengucapkan puji syukur massa buruh 603 orang dari kota Cilegon dari organisasi FSPKEP Cilegon, LFSPBC Cilegon dan Organisasi Buruh FSPMI kembali ke kota Cilegon dengan selamat Yang telah melaksanakan kegiatan unjuk rasa ke Monas dalam rangka memperingati Mayday Tahun 2026 pada malam Jum'at, 1 Mei 2026, kembali ke kota Cilegon dengan selamat.

Hal ini dilakukan oleh pihak kepolisian Polres Cilegon melakukan pengawalan terhadap massa buruh. Mulai dari titik keberangkatan hingga lokasi peringatan May Day di Silang Monas. Dilanjutkan dengan pengamanan dilokasi kemudian setelah melaksanakan kegiatan may day tersebut para massa buruh dikawal kembali kepulangannya ke kota Cilegon oleh petugas dari kepolisian Polres Cilegon Polda Banten.

Menurut AKBP Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga S.H S.IK M.S.I massa buruh kembali ke kota Cilegon dengan jumlah 13 bus dan massa buruh dengan jumlah 603 orang pulang dengan selamat di kota Cilegon.

Kapolres Cilegon berterima kasih kepada seluruh massa buruh yang mengikuti peringatan May Day di Silang Monas tidak melakukan hal hal yang tidak diinginkan, tetap menjaga kondusifitas."tutupnya.(Red)



drg. Rully Kusumawardhany, MM. Kepala Seksi Dinas Pendidikan Kota Cilegon.


CILEGON, BX - Masyarakat Indonesia peringati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2026 setiap pada tanggal 2 Mei, yang merupakan momen untuk merefleksi segala sesuatu yang telah negara lakukan untuk pendidikan anak bangsa, mulai dari Pemerintah Pusat sampai dengan Pemerintah Daerah.

Sementara itu, drg. Rully Kusumawardhany, MM, Kepala Seksi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon mengatakan bahwa semangat ini sejalan dengan tanggungjawab otonomi daerah yang mana pendidikan merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah daerah. Yang terpenting pendidikan kota Cilegon berjalan dinamis dari waktu ke waktu dibuktikan dengan kebijakan Pemerintah Kota Cilegon di sektor pendidikan, baik dari pembangunan fisik maupun sumber daya manusia (SDM). 

"Pembangunan dan perbaikan gedung sekolah, pengadaan juga penggantian prasarana pendidikan yang sudah tidak layak, pemberian beasiswa untuk meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi, program sekolah kembali bagi yang pernah putus sekolah, pemberian honor bagi guru non Aparatur Sipil Negara (ASN), serta memberi kesempatan belajar bagi siswa berkebutuhan khusus dengan menyediakan guru pendamping khusus di sekolah," ujar Rully.

Harapannya, segala hal bagus yang telah dilakukan dapat terus berjalan dengan konsisten dan terus ditingkatkan kualitasnya. 

"Mengingat besarnya kebutuhan disektor pendidikan ini agar siswa bisa belajar dengan tenang, aman dan berkualitas tentunya perlu kerjasama semua pihak baik Pemerintah Kota (Pemkot), swasta dan masyarakat. Karena pendidikan itu adalah tanggungjawab bersama yang dimulai dari keluarga, sekolah, masyarakat dan negara," Sambungnya.

Harapannya semoga pendidikan di kota Cilegon semakin berkembang baik dengan dukungan Bapak Walikota beserta jajaran, DPRD, dan seluruh masyarakat.

"Mengingat pendidikan itu sangat penting guna menyiapkan generasi yang berkualitas, memperkokoh budaya dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cilegon," Tutupnya.(Red)

CILEGON, BX – Semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan di kalangan generasi muda menjadi sebuah sorotan positif. Fandi Kurniawan, seorang mantan Ketua Pemuda RW 01, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, turut memberikan pandangan tentang tren positif.

Menurut Fandi Kurniawan, dalam beberapa tahun terakhir, ia telah melihat perubahan yang menggembirakan dalam kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

“Mereka semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan memahami bahwa tindakan kecil mereka kelak dapat berdampak besar,” ujar Fandi Kurniawan kepada Banten Xpose (1/05/2026).

Fandi Kurniawan menyoroti bahwa aksi-aksi sederhana yang dilakukan oleh generasi muda.

Namun demikian, Fandi dalam sapaan akrabnya menekankan bahwa masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai keberlanjutan lingkungan yang lebih baik.

Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup di kalangan generasi muda menjadi sebuah sorotan positif. Fandi Kurniawan seorang mantan ketua pemuda RW 01, turut memberikan pandangan tentang tren positif ini.

Menurut Fandi Kurniawan, dalam beberapa tahun terakhir, ia telah melihat perubahan yang menggembirakan dalam kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Ia juga menyoroti bahwa aksi-aksi sederhana.

“Ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga bertindak dan merawat,” imbuhnya.

Dirinya berharap, dengan semangat dan kesadaran yang semakin meningkat di kalangan generasi muda, harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan semakin mendekati kenyataan. (Red/*)