TRENDING NOW

 


CILEGON, BX – PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan awak media yang berada di wilayah Provinsi Banten. Kegiatan yang berlangsung pada hari ke-16 Ramadan tersebut digelar sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memperkuat kemitraan antara perusahaan dan insan pers.

Acara yang digelar di Kota Cilegon itu dihadiri para jurnalis dari berbagai media yang meliput di wilayah Kota Cilegon, Banten, Jum'at (6/3/2026).

Manager Sumber Daya Manusia (SDM) dan Humas Indonesia Power UBP Suralaya, Andi Dwi Laksono, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar perusahaan sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk berbagai program yang dijalankan perusahaan, baik di sektor energi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi dengan rekan-rekan media di Banten. Selama ini media menjadi mitra penting bagi perusahaan dalam menyampaikan berbagai informasi yang positif dan konstruktif kepada masyarakat,” ujar Andi.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia Power UBP Suralaya terus berkomitmen menjalankan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Banten.

Program-program CSR tersebut meliputi pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, pendidikan, kesehatan, hingga pelestarian lingkungan. Melalui program tersebut, perusahaan berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Asisten Manager Humas dan Community Development Indonesia Power UBP Suralaya, Radyan Genta Samodra, menambahkan bahwa hubungan baik dengan media menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang transparan dan kolaboratif.

Menurutnya, selain menjalankan operasional pembangkit listrik, perusahaan juga berupaya aktif membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan media.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menjaga hubungan baik dengan insan pers. Harapannya sinergi antara perusahaan dan media di Banten dapat terus terjalin dengan baik,” kata Radyan.

Ia menambahkan bahwa berbagai program CSR yang dijalankan perusahaan juga tidak terlepas dari dukungan dan peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan buka puasa bersama ini, Indonesia Power UBP Suralaya berharap hubungan kemitraan dengan insan pers di Banten dapat terus terjaga dan semakin kuat, sehingga tercipta kolaborasi yang positif dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*)

 


CILEGON, BX – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan, Polres Cilegon menggelar kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama anak panti asuhan, mahasiswa, BEM serta insan media di Aula Wicaksana Leghawa Polres Cilegon, Kamis (5/3/2026) sore.

Kegiatan yang bertajuk tema 'Berbagi kebahagiaan hadirkan senyum untuk kebersamaan' tersebut dihadiri langsung 

 Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.IK., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Cilegon Ny. Cindy Martua Silitonga serta jajaran pejabat utama Polres Cilegon.




Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Cilegon, di antaranya Palaksa Lanal Banten Letkol Laut (P) Sopan Mukti, SE, M.Tr. Opsla, Wakapolres Cilegon Kompol M. Rizki Salatun, S.IK, Kasdim Cilegon Mayor Inf Subandi, Asda I Kota Cilegon H. Mahmudin, S.H., M.Si, Kepala Kementerian Agama Kota Cilegon Drs. H. Idris Jamroni, M.Si, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pimpinan organisasi mahasiswa, BEM serta wartawan di Kota Cilegon.

Sebanyak 50 anak yatim dari Yayasan Aulia Qolbu dan Yayasan Khozinatul Asrori Arrohimi turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menerima santunan dari Kapolres Cilegon bersama Bhayangkari Cabang Cilegon.

Dalam sambutannya, Kapolres Cilegon menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Ia juga (Kapolres, red) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir serta kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, BEM dan insan media yang selama ini turut berperan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Cilegon.

Pada kesempatannya, Kapolres Cilegon juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyadari bahwa dalam menjalankan tugas masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu dengan kerendahan hati kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon apabila dalam pelayanan maupun sikap kami masih terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya.

Kapolres juga berharap melalui kegiatan kebersamaan tersebut hubungan antara Polres Cilegon dengan masyarakat dapat semakin erat, sehingga tercipta sinergitas yang kuat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan ceramah agama oleh Ustaz Mirwan yang mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan, menjaga kejujuran, kedisiplinan serta memperbanyak sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Ustaz Mirwan juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat nilai-nilai keimanan serta membangun kehidupan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang.

Suasana kebersamaan terlihat hangat saat Kapolres Cilegon bersama Bhayangkari memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah, foto bersama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, BEM dan insan media.

Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh tamu undangan kemudian melaksanakan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah di Masjid Al Hidayah Polres Cilegon.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam menjaga kondusifitas Kota Cilegon, khususnya di bulan suci Ramadhan.(*)

 


CILEGON, BX - Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Seksi SD pada dinas pendidikan Kota Cilegon melakukan monitoring dan verifikasi data pengajuan bantuan sosial atau Bansos bagi siswa kurang mampu di sejumlah sekolah swasta tingkat dasar, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasi Dikdas Seksi SD Dinas Pendidikan Kota Cilegon, drg. Rully Kusumawardhani, M.M, dengan mengunjungi beberapa lembaga pendidikan yaitu MI As Syarief, MDTA Al Qoyyimah, MDTA Miftahul Huda, dan SD Islam Al Khairiyah. 

Monitoring tersebut merupakan bagian dan tahapan verifikasi terhadap pengajuan bantuan sosial yang diajukan oleh pihak sekolah swasta tingkat dasar seperti SDIT mi dan mdta guna membantu kebutuhan pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu. 



Menurut drg. Rully Kusumawardani, M.M,  kegiatan ini merupakan program bidang Dikdas khususnya pada seksi SD yang bertujuan memastikan bahwa data pengajukan bansos dari sekolah sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

"Monitoring dan verifikasi ini dilakukan oleh bidang Dikdas khususnya Seksi Sekolah Dasar (SD), untuk memastikan pengajuan bantuan sosial bagi siswa kurang mampu benar-benar sesuai dengan data yang diajukan oleh sekolah," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa pengajuan bantuan sosial dilakukan oleh pihak sekolah setiap tahun khususnya sekolah swasta seperti SDIT MI dan MDTA yang mengajukan bantuan bagi siswanya yang membutuhkan.


Namun demikian, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh siswa penerima bantuan, diantaranya berdomisili di kota Cilegon, terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), serta merupakan siswa kelas 1 hingga kelas 5 SD atau sederajat. 

"Pengajuan bantuan dilakukan melalui sekolah masing-masing setiap tahun dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan," terangnya.

Dalam proses dan monitoring verifikasi, tim dari bidang Dikdas Seksi SD melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah aspek penting diantaranya memastikan keberadaan sekolah dan status badan hukum lembaga pendidikan dengan data identitas seperti tempat dan tanggal lahir.

Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap bukti pencatatan keuangan pihak sekolah serta rincian kebutuhan anggaran yang diajukan untuk setiap siswa dalam satu tahun. 

Diharapkan melalui tahapan ini, bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah daerah dapat benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi siswa yang membutuhkan. 

"Bansos yang diberikan tepat sasaran dan manfaatnya maksimal sehingga para siswa bisa terus bersekolah sampai tuntas sesuai jenjang pendidikan masing-masing," harapnya.(*)

 


CILEGON, BX - Dipertengahan Ramadhan 1447 H, para warga di berbagai wilayah disibukkan dengan kegiatan memasak ketupat bahkan ada yang order ketupat. Biasanya dilakukan pada hari ke-15 Puasa Ramadhan dan juga pada Hari Raya.

Bukan hanya sekedar Opor dan Ketupat Sayur, tradisi itu dikenal dengan istilah Qunutan atau Kupat Qunutan. Bahkan ketupat-ketupat yang sudah matang dibawa ke masing-masing pemesan untuk persiapan menjelang Shalat Tarawih dan kemudian dibagikan kembali kepada jemaah usai shalat tarawih tersebut (riungan).


Unik dan beragamnya, ada yang hanya membawa ketupat tanpa ada sayur ataupun ada juga yang membawa lauk lainnya seperti opor ayam dan sayur ketupat.

Salah seorang Pedagang Online (COD) atau pedagang Ketupat, Lepet dan Lontong bernama Ida Fitrida wanita yang akrab disapa Teh Ida alias Mamah Zahra itu, berlogo 'JAJANAN MAMAH AZZAHRA' adalah seorang warga Jombang Kali RW 08, Kelurahan Masigit, Cilegon, Banten.

Seperti biasanya, setiap menjelang Qunutan atau jelang Hari Raya 'Jajanan Mamah Azzahra' sang penjual Ketupat di Jombang Kali Kota Cilegon ini alhamdulillah banjir pesanan.

"Untuk satu ikat ketupat (10 Pcs) dijual Rp 35.000, Lepet satu ikat (10 Pcs) Rp. 35.000 dengan isi sepuluh, dan Lontong 1 Pcs Rp. 3000, alhamdulillah sebanyak 300 Ketupat, 270 Lepet, 70 Lontong ludes tanpa tersisa," ujar lda Fitrida, Kamis (15/3/2026).

Pembuatan ketupat dalam merayakan malam Qunut sebagai tanda pertengahan di bulan Ramadhan dan Hari Raya, warga menggunakan kelontong ketupat alias janur.(*)