Fokusberita, Serang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)
Provinsi Banten menila kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi
Banten sangat buruk. Hal itu karena masih ditemukannya tim verifikator
data di KPU tersebut yang tidak disiplin seperti datang tidak tepat
waktu dan memperlambat pemeriksaan.
Akibat dari kejadian itu, agenda di tahapan Pemilihan
Gubernur (Pilgub) terlihat Lambat banten terhambat, Hal tersebut di
sampaikan oleh Komisioner, Bawaslu Banten Eka Satialaksamana, pada FBB
melalui telpon seluler, Senin(15/8).
“Sampai saat ini kami belum menerima laporan kecurangan di
Pilgub, dan jadi masalah hari ini adalah kinerja KPU yang buruk. Mulai
dari manajemen waktunya sangat tidak baik sejak awal penerimaan berkas
sampai verivikasi data dua pasangan calon perseorangan kemarin banyak
verivikator yang datang terlambat sehingga menghambat,” katanya.
Ia mengatakan, verifikasi data calon perseorangan
seharusnya selesai kemarin. Namun, karena banyak tim verivikator yang
datang terlambat, dan kegiatan pemeriksaan data tersebut belum bisa
diselesaikan.
“Sejak pagi-pagi tim Panwascam sudah nongkrong di KPU,
namun dari pihak KPUnya sendiri datang sore hari. Kalau kerja sore kan
tidak efisien, karena resikonya kerja sampai malam hari. Padahal kan
kalau dari pagi kita bisa lebih teliti memeriksanya karena waktunya
banyak,” ucapnya.
Padahal, sambungnya, dirinya pun sudah mengingatkan kepada
KPU tersebut untuk memperkuat menajemen waktu yang efektif, namun belum
juga dilakukan dan dihiraukan.
Kemudian, dalam pengawasan saat verifikasi data di KPU, tim
Bawaslu menemukan banyak KTP yang diberikan oleh dua Pasangan calon
perseorangan yang mendaftar di KPU tersebut ganda bahkan sampai 3 KTP.
Menurutnya, jumlah KTP tersebut mencapai 700-an.
“Selain itu kami juga menemukan KTP yang berstatus sehingga langsung kami coret,” tutupnya (Andreas/Tim)

Post A Comment: