CILEGON, BX - Pemerintah Kota Cilegon melalui Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kota Cilegon bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta beberapa relawan setempat menggelar dapur umum lapangan sebagai bagian dari upaya penanganan bencana banjir di Kelurahan Kedalaman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan pangan warga terdampak, terutama untuk warga terpenuhi dengan baik.
Ketua FK Tagana Kota Cilegon Ade Mufrodi mengatakan, dapur umum didirikan untuk membantu warga terdampak banjir. Dapur umum ini menyediakan hidangan makan bagi warga.
“Tentu menunya beragam, agar mampu memberikan asupan gizi dan energi bagi warga terdampak” ujar Ade Mufrodi kepada wartawan Bantenxpose.com, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan dapur umum lapangan ini tidak hanya memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi, tetapi juga menjadi simbol dukungan moral dan solidaritas bagi mereka yang terdampak bencana.
“Kami berharap, langkah ini dapat meringankan beban warga dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana,” pungkasnya.
Selain itu, Srikandi Tagana (Taruna Siaga Bencana) merupakan relawan perempuan yang memiliki peran krusial dalam penanggulangan bencana di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan dapur umum.
Berikut adalah peran utama mereka saat membantu warga terdampak bencana:
* Manajemen Dapur Umum:
Mereka bertanggung jawab memastikan ketersediaan makanan siap saji yang layak, bersih, dan bergizi bagi para pengungsi.
* Pemenuhan Gizi Spesifik:
Srikandi Tagana seringkali fokus pada penyediaan asupan khusus untuk kelompok rentan, seperti bubur bayi, makanan untuk lansia, dan ibu hamil.
Kecepatan dan Ketepatan ditengah situasi darurat, mereka dituntut bekerja cepat untuk memproduksi ribuan bungkus makanan setiap harinya guna memastikan tidak ada warga yang kelaparan.
* Dukungan Psikososial:
Selain memasak, kehadiran Srikandi TAGANA Kota Cilegon atau relawan perempuan ini seringkali memberikan sentuhan emosional dan ketenangan bagi warga di pengungsian melalui interaksi langsung.
Aksi ini merupakan bentuk dedikasi kemanusiaan di bawah naungan Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial untuk memperkuat ketahanan masyarakat saat menghadapi bencana.
Pendistribusian nasi bungkus selama 2 hari untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Cibeber, Kota Banten sebagai berikut:
* Lingkungan Karang Tengah sebanyak 750 bungkus (pagi).
* Relawan sebanyak 100 bungkus (pagi), Rabu, 14 Januari 2026.
* Lingkungan Karang Tengah sebanyak 750 bungkus (malam).
* Relawan sebanyak 100 bungkus (malam), Kamis, 15 Januari 2026.
Post A Comment: