CILEGON, BX - Panitia Seminar Nasional Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2026 sukses menyelenggarakan kegiatan seminar secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 13.00–15.30 WIB. Kegiatan ini mengusung tema:
“PAI Sebagai Basis Pembentukan Karakter Siswa di Era Disrupsi”
Seminar nasional ini merupakan hasil kolaborasi berbagai institusi pendidikan dan organisasi akademik, di antaranya STIT Al-Khairiyah Cilegon, Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Mathla’ul Anwar Banten, dan Universitas Islam Bandung.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Wakil Ketua 1 STIT Al-Khairiyah Cilegon Faizudin, M.Pd, yang menyampaikan pentingnya Pendidikan Agama Islam sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang sangat cepat.
Kegiatan seminar menghadirkan sejumlah narasumber akademisi dan praktisi pendidikan, yaitu:
Dr. Tata Saptayuda Purnama, M.Si – Universitas Al Azhar Indonesia
Dr. Mumu Zainal Mutaqin, M.Pd – Universitas Mathla’ul Anwar
Dr. Iwan Sanusi, M.Pd – Universitas Islam Bandung
Dr. Uun Kurnaesih, M.S.I. – STIT Al-Khairiyah Cilegon
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme 187 peserta gabungan antara mahasiswa dan dosen dari berbagai daerah yang turut aktif memberikan pertanyaan dan pandangan terkait tantangan pendidikan agama Islam di era digital dan disrupsi global.
Ketua Panitia Pelaksana, Wildan Mujahidin, menyampaikan harapan agar seminar ini dapat menjadi wadah penguatan wawasan akademik sekaligus mempererat kolaborasi antar lembaga pendidikan Islam dalam menciptakan generasi berkarakter, religius, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ketua Prodi STIT Al-Khairiyah Cilegon, Dr. Uun Kurnaesih, M.S.I.
Kesan:
Seminar nasional dengan tema “PAI sebagai Basis Pembentukan Karakter Siswa di Era Disrupsi” sangat bermanfaat dan menambah wawasan tentang pentingnya peran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter generasi di tengah perkembangan zaman.
Pesan:
Semoga seminar seperti ini terus dilaksanakan agar dapat memperkuat peran PAI sebagai pondasi pembentukan karakter yang berakhlak, bijak, dan mampu menghadapi tantangan era disrupsi.
Acara dipandu oleh moderator Kamila Anjaina dan ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian e-sertifikat kepada seluruh peserta seminar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Pendidikan Agama Islam semakin mampu menjadi solusi dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan masa depan.(Red)

Post A Comment: