Fokusberita,Serang - Balita yang kekurangan gizi di daerah Kota Serang masih tinggi. Baik gizi buruk maupun gizi kurang.  Hal tersebut diungkapkan oleh plt kepala dinas kesehtan (Kadinkes) Kota Serang, seusai acara lomba balita se-Kota Serang, Rabu(27/07/2016).
Data yang tercatat Balita Gizi Buruk di Kota Serang, terdapat 56. Diantaranya, 16 balita di Kecamatan Serang, 13 Kasemen, 10 Walantaka, 9 Cipocok, 5 Curug, dan terakhir 3 balita di Taktakan.
"Kita pun terus berupaya untuk mengatasi tingginya balita yang masih mengalami gizi buruk dan gizi kurang. Karena untuk Gizi kurang sendiri tercatat ada 997 balita. Ini pun masih menjadi PR kita,"ungkapnya
Untuk mengatasi tingginya balita gizi buruk dan gizi kurang, masih kata Toyalis, dirinya pun mengajak masyarakat ataupun orang tua agar dapat peduli dengan menjaga kesehatan anaknya.
"Jadi harus sering-sering ke posyandu seminggu sekali dan sebulan sekali ke Puskesma. Supaya ketahuan pertumbuhan sianak normal atau tidak," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kota Serang, Tb Urib Henus menambahkan, dalam mengatasi permasalahan gizi buruk dan gizi kurang di Kota Serang harus dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Dengan orang tua mengasuh dengan baik, dan Dinkes Kota Serang memberikan penyuluhan tepat sasaran. Supaya dapat meminalisir balita-balita yang kekurangan gizi.
 (Andreas)
Axact

BantenXpose.com

BantenXpose.com merupakan media informasi online seputar banten, nasional dan internasional.

Post A Comment: