Fokusberita,Banten-kurangnya perhatian dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berakibat makin banyaknya ODGJ yang tak tertangani, hal itu terlihat dari semakin banyaknya orang gila yang berkeliaran di kota serang.
kurangnya sosialisasi dari Dinas Kesehatan tentang rentannya penyakit kejiwaan terhadap masarakat. Banyak masyarakat kebingungan akan cara mengatasi penyakit tersebut
Hal ini dikatakan oleh salah seorang warga Taktakan Kota Serang, Irma (56) dirinya mengaku kesulitan untuk mengobati anaknya yang sudah tiga tahun terakhir ini mengidap gangguan jiwa
"Saya sulit mas buat membawa ke pengobatan. Namun anak saya perlu di obati tapi kami tidak punya biaya dan bantuanpun belum pernah ada dari pihak pemerintah," Kata Irma kepada Fokusberitabanten.com saat di komfirmasi di kediamannya. (27/072016)
‎Masih kata Irma, sempat berobat ke puskesmas tapi disana hanya diberikan obat penenang saja."pernah dibawah ke puskesmas tapi yah dikasih obat penenangnya saja, itupun hanya sekedarnya karena anak saya sulit untuk meminum obat," keluhnya.
Disisi lain petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Banten‎ belum bisa berkomentar apa-apa dengan beralasan sedang ada pelatihan di jogja,"saya belum bisa berkomentar langsung mas karena saya harus didampingi oleh ibu Ratu Sebagai Kepala Bidang (Kabid) Operasi Dinkes," Kata endah selaku staf pelaksana dinkes. (saputra)
Axact

BantenXpose.com

BantenXpose.com merupakan media informasi online seputar banten, nasional dan internasional.

Post A Comment: