SERANG, FBB - Sinetron anak jalanan mulai diberikan tindakan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) Provinsi Banten, karena telah melanggar peraturan umat Islam dan tidak memiliki izin untuk melakukan shooting di Masjid Al-Kautsar, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, yang dianggap sudah menghina dan melecehkan rumah ibadah.
Atas kejadian tersebut, MUI Provinsi Banten akan mengambil tindakan berbentuk laporan hukum kepada pihak berwajib untuk menindak tegas atas pelanggaran yang dilakukan oleh para crew Sinetron anak jalanan. Ketua MUI Provinsi Banten, Ahmad Romly mengatakan, bahwa tindakan yang telah dilakukan oleh para pemain sinetron anak jalanan sudah keterlaluan dan membuat MUI Provinsi Banten menjadi kesal. "Makanya kita akan melakukan tindakan dengan melaporkan ke pihak berwajib, supaya kesalahan yang melalukan dapat disadari," kata Ahmad kepada wartawan, Selasa(19/7/2016). Sementara itu, Tokoh Ulama Banten, KH Matin Syarkowi menambahkan, bahwa tokoh ulama Banten menilai wajar akan adanya protes dari masyarakat, karena hal tersebut dirasa telah bersinggungan dengan budaya religi masyarakat Banten. KH Matin menegaskan bahwa masjid adalah tempat untuk beribadah bukan tempat untuk melakukan hal pribadi atau kepentingan sendiri yang bersifat duniawi. “Inikan masjid harusnya digunakan untuk sholat bukan untuk di gunakan dengan tidak baik. Itu yang ia (Stevan Wiliam-red) dan kawan-kawannya lakukan. Masjid itu bukan untuk di injak, jangan menggunakan dengan serampangan, masjid tempat beribadah bukan untuk hal-hal yang bersifat duniawi,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon.
Untuk di ketahui bahwa Stevan Wiliam artis pemeran Boy di Film, anak jalanan, melakukan jumpa fans dengan berdiri di atas atap masjid pada Jumat kemarin 15 Juli 2016. Hal tersebut di rasa masyarakat dan ulama tidak memiliki etika dan justru menghina dan melecehkan agama.
Untuk itu, MUI Banten akan membuat surat Himbauan kepada tokoh agama, masyarakat dan para pengurus masjid. Agar tidak menerima kegiatan-kegiatan dengan sembarangan, supaya tidak terjadi kembali kejadian tersebut. (Andreas/FBB)

Post A Comment: