Fokusberita, Serang - Yayasan Bani Syifa, kembalikan pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, lantaran pasien telah meninggal dunia. Pasien ODGJ tersebut di kembalikan mayatnya lantaran sulitnya lahan ‎untuk pemakaman, bahkan panti Bani Syifa sendiri tidak sanggup untuk menguburkan jasad dengan alasan tidak diberi izin oleh pihak masyarakat setempat. "Yayasan Bani Syifa tidak mau mengurus jenajah ODGJ yang meninggal, ya saya mau tidak mau harus membawa dan mengurus jenazah pasien ODGJ tersebut," ucap Heri Priatna, selaku Kasi Rehabilitasi Tuna Susila di Dinsos Kota Serang, Kamis (21/07/2016). ‎Heri juga menerangkan sempat kebingungan untuk mengurus dan mencari lahan pemakaman mayat pasien ODGJ tersebut, karena Dinsos Kota Serang sendiri belum memiliki lahan untuk pemakaman. Bahkan pihaknya juga mengaku belum mempunyai anggaran untuk biaya tak terduga seperti ini. "Saya sendiri pun bingung anggaran dari mana, paling jalan satu-satunya harus mengumpulkan dana secara kolektif buat biaya penguburannya dari pegawai Dinsos," terangnya. Berkat upaya yang dilakukan pihaknya, akhirnya ia mendapatkan izin di Lingkungan Nangkabugang, Kelurahan Pasuluhan Kota Serang untuk menguburkan jenajah ODGJ dengan di bantu masyarakat setempat. Sebelumnya, pasien ODGJ hasil penangkapan Dinsos Kota Serang yang dimasukan ke Yayasan Bani Syifa yang berlokasi di Kampung Panyebrangan, Desa Panyebrangan, Kecamatan Cikeusal ini sudah ditampung sejak lima bulan yang lalu. (Saputra)
Axact

BantenXpose.com

BantenXpose.com merupakan media informasi online seputar banten, nasional dan internasional.

Post A Comment: