Serang, FBB - Deklarasi Anti Tawuran yang di selengarakan oleh Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Serang berjalan dengan lancar. Deklarasi yang dilaksanakan, Rabu (20/07/2016) tersebut ditinjau langsung oleh Rano Karno, Gubernur Provinsi Banten. Dalam kesempatan tersebut, Rano menjelaskan bahwa, deklarasi anti tawuran sangat berdampak positif untuk peserta didik dan juga lingkungan sekolah. "Saya merasa bangga, dengan gerakan deklarasi anti tawuran SMKN 2 Kota Serang. Kemungkinan dengan adanya gerakan deklarasi anti tawuran, saya harap sekolah yang lain bisa mengikuti contoh baik yang dipelopori sekolah ini," ungkapnya saat meninjau kegiatan.
Ditempat yang sama, Lilik Hidayattulloh, Kepala Sekolah SMKN 4 Kota Serang, mengungkapkan, bahwa dengan adanya deklarasi tersebut, bisa membawa dampak positif sehingga tidak ada lagi tawuran dikalangan pelajar. "Saya membuat deklarasi seperti ini agar di sekolah kita tidak ada lagi yang namanya tawuran," ucapnya.
Tidak hanya itu saja, Lilik juga menjelaskan bahwa dalam masa orientasi siswa (MOS) disekolahnya tidak ada yang namanya perpeloncoan. "Kita sama sekali tidak ada yang namanya perpeloncoan, dan masalah soal pencurukan rambut kepada siswa merupakan salah satu peraturan yang diterapkan guna menjaga kerapihan dan kedisiplinan siswa disekolah ini," terangnya kepada FBB.
Kerapihan dan kedisiplinan yang diterapkan kepada peserta didik bukan hanya berlaku kepada murid tetapi juga ia terapkan kepada para pengajar disekolahnya.
(Andreas)

Post A Comment: