Serang, FBB - SMAN 4 Kota Serang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengacu kepada Peraturanm Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud). Oleh karena itu pihak sekolah pun turut mengundang para wali murid untuk dapat menyaksikan secara langsung pelaksanaan MPLS di sekolah.
Kepala SMAN 4 Kota Serang, Ade Suparman mengatakan, kehadiran anggota keluarga atau wali murid di sekolah sangat penting, karena keluarga merupakan lingkungan awal peserta didik mendapatkan pendidikan dan dengan kehadiran mereka di sekolah, dapat memotivasi anak menjadi semangat belajar. "Ini pun sebagai bentuk dari kita untuk kawal sekolah aman dan nyaman dari perpeloncoan. Makanya kita lebih menekankan kepada sifat mendidik kepada para siswa dengan di bimbing serta di dampingi oleh para guru secara langsung." Kata Ade saat selesai membuka MPLS, Selasa (19/07/2016).
Tidak Hanya itu, masih kata Ade, untuk lebih meyakinkan para wali murid, ia pun melibatkan BNN dan unsur pendidikan lain yang dibutuhkan para siswa. "Selain pemberian materi, siswa juga diajarkan untuk berani bicara dalam menyampaikan ide dan gagasan yang dimilikinya. Makanya di MPLS pada tahun ini, kita berusaha membuat sebuah karakter siswa dan siswi yang lebih berani serta mendidik," jelasnya.
Pantauan dilokasi, MPLS yang diselenggarakan oleh SMAN 4 Kota Serang sangatlah unik dan menarik. Mulai dari pembukaan yang dihadiri oleh ratusan wali murid dengan memberikan sebuah akad kepada siswa-siswi, sebagai tanda penyerahan dari wali murid kepada sekolah. Salah satu siswa SMAN 4 Kota Serang, Dewi Yuliani mengaku senang dengan MPLS pada tahun 2016, karena tidak ada kakak kelas yang marah-marah maupun menyiksanya. "Kita disini mendapatkan perlakuan yang sama. Tidak ada istilah senioritas, semua siswa diajarkan untuk saling menghormati dan menghargai dan tidak dibeda-bedakan. Dan ini sangat jauh berbeda, tidak seperti apa yang dikatakan kakak saya tahun lalu. Kakak saya bilang banyak yang marah-marah dan menyuruh-nyuruh", ujarnya. (Andreas/FBB)

Post A Comment: