Fokusberita, Serang - Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Toyalis
mengungkapkan bahwa di Kota Serang, Kasus kematian ibu dan human
immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immunodeficiency syndrome
(AIDS) mengalami peneningkatan.
Untuk kasus kematian ibu,hingga bulan November 2016 ini
sebanyak 11 orang sedangkan tahun 2015 yaitu sebanyak 9 orang.
Sementara, untuk kasus HIV mencapai 15 orang. Jumlah tersebut meningkat
dari tahun sebelumnya yaitu sembilan orang.
"Pada AIDS juga mengalami kenaikan, tahun ini jumlahnya
mencapai 28 orang. Sedangkan tahun lalu hanya 22 orang. Dan penderita
yang meninggal dunia lima orang," katanya melauli telpon seluler, senin(21/11).
Berdasarkan data yang ia miliki, sejak tahun 2007 sampai
saat saat ini jumlah penderita HIV mencapai 92 orang. Sedangkan AIDS 169
orang. Menurutnya, jumlah tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dan
laporan. "Kami juga terus berupaya menekan jumlah tersebut dengan datang
kepada kelompok penderita penyakit beresiko tinggi tersebut, dan
melakukan sosialisasi agar para ibu memeriksakan kandungannya,"
jelasnya.
Sementara itu, pengelola program HIV AIDS dan TBC Dinkes
Kota Serang Dedeh Gilang Nugrah mengatakan, kasus HIV AIDS terbanyak
terjadi di kecamatan Serang. Ia mengungkapkan, berdasarkan data, jumlah
penderita HIV AIDS di Puskesmas Ciracas sebanyak lima orang, Puskesmas
Rau tiga orang dan meningal satu orang, puskesmas serang kota empat
orang, puskesmas singandaru empat orang, dan puskesmas unyur satu orang.
"Kemudian,di Puskesmas Taktakan tujuh orang dan meninggal
dunia dua orang, puskesmas kasemen tiga orang, puskesmas kilasah satu
orang, puskesmas kalodran empat orang, puskesmas banjar agung satu
orang, puskesmas cipocok jaya satu orang dan puskesmas banten girang
tiga orang," paparnya.
Ia menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab HIV AIDS yang
terjadi di Kota Serang. Dan paling banyak disebabkan oleh heteroseksual
yaitu sebanyak 27 kasus. Selain itu, homoseksual juga menymbangkan angka
penyebab dengan jumlah yang cukup banyak yaitu 13 kasus. "Kasus ini
paling banyak diderita oleh laki-laki dan mayoritas usia dewasa. Namun
ada juga usia 0-14 tahun yang menderita HIV AIDS sebanyak tiga orang,"
ujarnya.
(Red/FEB).

Post A Comment: