BPC PHRI Cilegon Gelar Rakercab, GS Ashok Kumar: Dorong Dinas Pariwisata Cilegon Harus Berdiri Sendiri

 


CILEGON, BX - Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kota Cilegon, Banten menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dengan tema; "Sinergi dan Inovasi PHRI kota Cilegon Untuk Pariwisata yang Tumbuh, Tangguh dan Berkelanjutan" yang berlokasi di Hall Wijaya Kusuma Hotel Sukma Cilegon, Rabu (26/11/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BPD PHRI Provinsi Banten, GS Ashok Kumar, Ketua BPC PHRI Kota Cilegon, Haji A Jueni Suhada dan jajaran pengurus, Tamu undangan Perwakilan dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Koramil dan Polsek Cilegon.

Ketua Panitia pelaksana Rakercab BPC PHRI Kota Cilegon, Iwan Setiawan mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagaimana diatur dalam AD/ART  PHRI. 

"Kita melakukan evaluasi terhadap yang sudah kita lakukan, sinkronisasi ke depan koordinasi dengan semua unsur," katanya.

Iwan juga menjelaskan maksud dan tujuan Rakercab PHRI Cilegon ini untuk menetapkan rencana kerja dan arah kebijakan organisasi di tahun 2026. Meningkatkan sinergi antara BPC, BPD serta Anggota PHRI di wilayah Kota Cilegon untuk penguatan SDM industri hotel dan restoran serta menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kota Cilegon.

"Merumuskan PHRI Cilegon bisa lebih baik lagi. Bukan sebatas seremonial saja tapi ke depan agar manfaat untuk kita semua," tuturnya.

Sementara Ketua BPC PHRI Kota Cilegon, Haji A. Jueni Suhada mengatakan dalam Rakercab ini pihaknya akan melaporkan kegiatan PHRI Cilegon selama satu tahun terakhir.

"Kita laporkan kepengurusan dalam satu tahun terakhir dalam rapat kerja ini. Kita berharap ke depan bisa terus sinergi dengan semua pihak terkait, sesuai tema yang kita usung," ujarnya.

Usulan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri di Kota Cilegon

Yang menarik saat Ketua BPD PHRI Provinsi Banten, GS Ashok Kumar yang membuka Rakercab BPC PHRI Kota Cilegon. Dalam sambutannya, selain mengapresiasi kinerja PHRI Cilegon ia mendorong program agar terwujudnya Dinas Pariwisata Kota Cilegon yang berdiri sendiri atau tidak tergabung dalam bidang dengan dinas lain.

"Kita menyambut baik atas kinerja PHRI Cilegon walaupun banyak tantangan dalam komitmen menjalankan AD/ART PHRI kita, untuk BPC Cilegon agar pengurus lain ikut menghidupkan organisasi. Karena Kota Cilegon Frances utama di Banten, di sini ada hotel  Swissbell, Aston dan The Royale. Kita terus tunjukan uji kompetensi kita dan terus berkontribusi untuk PAD Pemerintah Daerah walupun di sisi lain melakukan pemangkasan anggaran acara di hotel," ujarnya.

"Sudah saya usulkan nomenklatur Kabupaten Tangerang, Tangsel sekarang sudah jadi Dinas Pariwisata yang mandiri dan bisa lebih fokus menjadi mitra kita. Di Serang sedang digodok, Kalau Cilegon pariwisata masih di belakang Pemuda dan Olahraga, (Disporapar). Sementara kita yang banyak berkontribusi  untuk PAD. Ini sudah kita sampaikan ini ke walikota dan bupati di Banten. Saya harap BPC Cilegon bisa dorong Walikota agar membuat nomenklatur. Langkahnya coba lakukan audiensi dengan Dinas Pendapatan Daerah, ajukan hearing  ke DPRD. Karena di Provinsi Banten, Dinas Pariwisata sudah berdiri sendiri begitu juga kementerian, Kemenpar ( Kementrian Pariwisata) saja kan?," tegasnya. (Red)

Axact

BantenXpose.com

BantenXpose.com merupakan media informasi online seputar banten, nasional dan internasional.

Post A Comment: