Fokusberita, Serang - Angka penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Serang, semakin sulit di hilangkan. Hal tersebut terbukti dari banyaknya orang gila yang berkeliaran di kawasan Kota Serang. Fakta itupun diungkapkan oleh Ketua Yayasan Nurul Rohman, KH. Sugianto yang mengaku pihaknya sering menolak kiriman dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang dengan alasan biaya untuk perawatan ODGJ yang tak kunjung dianggarkan. "Saya mau ga mau harus nolak orang gila yang dikirim oleh Dinas, karena untuk memenuhi biaya makan atau perawatan untuk mereka (ODGJ) kami tidak sanggup," ucap Sugianto, dikediamannya, Jumat (22/07/2016). Beliau juga mengeluhkan hasil kiriman dari Dinsos yang sampai sekarang masih belum jelas pendanaannya. Ditempat berbeda, Muhammad Nur, Kepala Seksi (Kasi) Penyandang Cacat Dinsos Provinsi Banten mengatakan, anggaran untuk pasien ODGJ sudah direncanakan, namun baru akan dianggarkan pada 2017 mendatang.
"Sebenarnya anggarannya sudah kami rencanakan. Hanya saja nanti ditahun 2017," ungkapnya kepada Fokusberitabanten.com
(Herlin)

Post A Comment: