Fokusberita, Serang - Kantor Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Kota Serang
dipenuhi ratusan masyarakat yang ingin membuat surat kuning, sebagai
syarat untuk lamaran mencari kerja. Pantauan dilokasi, hal tersebut
telah terjadi selama dua hari kemarin dan hal tersebut dikeluhkan
masyarakat karena proses pembuatan kartu kuning memakan waktu lama dan
tak kunjung selesai. "Kesel saya mas, dari kemarin saya disini tapi tak
kunjung selesai juga dalam pembuatan surat kuning," kata Andi Ardiansyah
saat ditemui dilokasi, Selasa(26/07/2016).
Warga lainnya, Yuris Eka pun mengaku hal yang sama seperti Andi. Bahkan
ia pun sempat menanyakan kepada pihak Disnaker kapan selesainya.
"Soalnya saya ini sangat benar-benar membutuhkannya untuk masuk kerja.
Makanya harus buru-buru selesai," ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang
(Kabid) Pembinaan dan Penempatan Kerja, Eli Mufliha mengaku bahwa memang
ada kesalahan pembuatan kartu kuning sejak kemarin. Karena dari kemarin
hingga sekarang listrik selalu padam. "Soalnya tahun ini dalam
pembuatan kartu kuning dilakukan secara Online. Makanya kita bingung,
kalau listrik padam bagaimana membuatkan kartu kuning. Sedangkan
data-datanya ada di internet," jelasnya.
Seperti diketahui, sambungnya, semenjak kemarin hingga sekarang
masyarakat yang datang untuk membuat Kartu Kuning tercatat sebanyak 400
orang. "Makanya kita kebingungan untuk mengatasinya. Sedangkan semenjak
kemarin hingga sekarang mengalami padam listrik," ungkapnya. Ia pun
berharap untuk para pembuat kartu kuning harap bersabar, dan jangan
sampai membuat kerusuhan di Disnaker. "Kalau sampai ada kerusuhan kita
tidak bertanggung jawab. Makanya harus bersabar, karena disini juga
sedang diusahakan," pungkasnya.
(Andreas)

Post A Comment: