Fokusberitabanten.com - Indonesia sebagai sebuah negara dianugerahi alam yang indah serta laut yang luas. Dalam laut Indonesia tersimpan kekayaan yang tidak ternilai.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pernah mengungkapkan alasannya mau menjadi bagian dari kabinet kerja Jokowi-Jusuf Kalla (JK). Menurut Susi, dia mau menjadi 'pembantu' Jokowi karena prinsip dan pola pikir Jokowi yang dinilai cocok dengan misinya.
Selama menjadi menteri, Susi berambisi mengoptimalkan hasil laut dan perikanan Indonesia. Selama ini, hasil laut Indonesia kalah dibandingkan Malaysia dan Thailand. Padahal, Indonesia adalah negara nomor dua dengan lautan terpanjang di dunia.
"Kita dua per tiga laut dan kita negara nomor dua lautan terpanjang di dunia. Angka ekspor perikanan seperlima Thailand bahkan sekarang seperdelapan. Sebuah ironi kita semua wajib membetulkan. Prioritas utama saya begini karena Pak Jokowi, prinsip Pak Jokowi, pola berpikir Jokowi. Kalau tidak begitu saya tidak terima pekerjaan ini," ucap Susi di Hotel Grand Hyatt,Jakarta, (8/11/2014) silam.
Kala itu, Susi berjanji akan memaksimalkan hasil laut untuk kesejahteraan nelayan. "Kita harus mencegah kerusakan banyak dan memberikan pada nelayan. Sekarang 80 persen nelayan di bawah kesejahteraan," katanya.
Meski demikian, ada saja cara negara asing untuk 'mematikan' potensi hasil laut Indonesia. Salah satunya Amerika Serikat dengan kebijakannya.




(sumber-merdeka.com)
Axact

BantenXpose.com

BantenXpose.com merupakan media informasi online seputar banten, nasional dan internasional.

Post A Comment: