Fokusberita, Cilegon - Pelaksanaan Kongres Rakyat Banten (KRB) yang digelar di Hotel Grand Mangku Putra Cilegon disebut Gubernur Banten, Rano Karno sebagai Geger Cilegon II. Pandangan tersebut ia lontarkan saat memberikan sambutan, Rabu (10/08/2016). "Mengingat 120 tahun yang lalu, di Kota Cilegon pernah terjadi peristiwa Geger Cilegon, maka pada pertemuan kita hari ini bisa dibilang senagai Geger Cilegon ke-2. Perbedaannya saat ini, kalau dulu perjuangan yang dipimpin Ki Wasyid adalah untuk melawan penjajah, kali ini yang menjadi musuh kita adalah kemiskinan, ketertinggalan dan kebodohan," ucapnya diiringi tepuk tangan para tamu undangan.
Ia melanjutkan, terinspirasi dari sejarah perjuangan tersebut maka sudah seharusnya kita semua melanjutkan perjuangan, untuk membela dan mewujudkan kebijakan masyarakat. "Kita harus melanjutkan jihad yang dilakukan Ki Haji Wasyid, dengan mewujudkan kebijakan rakyat, menunaikan amanah yang diberikan oleh masyarakat, mengembalikan pajak yang diberikan rakyat dalam bentuk infrastruktur yang layak," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rano juga memaparkan tentang 12 Mega Proyek Nasional yang dilaksanakan di Banten seperti Tol Serang-Panimbang, Bandara Soekarno Hatta, Waduk Karian dan beberapa proyek Nasional lainnya. Ia juga menyampaikan untuk membangun Banten, dari segi infrastruktur saja tidak cukup. 
Maka dari itu, ia menghimbau selain infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM) nya juga harus dibangun. 

Berdasarkan release dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada 1 Juli 2016 menyatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banten tahun 2015 mencapai 70,27 persen yang menunjukkan adanya peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 69,89 persen.
(Red/Arief)
Axact

BantenXpose.com

BantenXpose.com merupakan media informasi online seputar banten, nasional dan internasional.

Post A Comment: