Dalam pelaksanaan, petugas langsung turun ke lokasi untuk memangkas pohon juga menjangkau dahan-dahan tinggi dan cek penerangan jalan umum tampak gelap. Sementara itu, beberapa petugas lainnya sigap mengatur lalu lintas dan membersihkan ranting hasil pangkasan agar tidak mengganggu arus kendaraan.
Salah satu relawan, Ade Mufrodi selaku Koordinator Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Cilegon, menyampaikan bahwa pemangkasan ini merupakan intruksi pak Walikota terkait agenda rutin yang dilakukan secara bertahap di berbagai titik rawan.
“Pemangkasan pohon ini adalah bagian dari upaya menjaga keselamatan warga, khususnya pengguna jalan. Kita tahu beberapa pohon di kawasan kota tersebut sudah berumur tua, penerangan jalan ada yang tampak gelap dan berpotensi membahayakan jika tidak dirawat secara berkala,” ujar Ade.
Ia juga menambahkan bahwa selain faktor keselamatan, Pak Walikota Cilegon dan OPD terkait berkomitmen menjaga keindahan kota dan kenyamanan ruang publik.
“Kami selaku tim relawan dan OPD terkait lainnya, tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga estetika kota. Pohon yang rapi dan terawat tentu akan memberikan kesan bersih, teduh, dan nyaman bagi masyarakat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Koordinator TAGANA Kota Cilrgon, Ade Mufrodi juga turut mengimbau masyarakat untuk turut mendukung kegiatan ini dengan tidak memarkir kendaraan di bawah pohon saat ada kegiatan pemangkasan, serta segera melaporkan ke instansi terkait jika menemukan pohon yang berisiko tumbang di lingkungannya, in shaa allah dari tim relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) siap siaga.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Organisasi Peringkat Daerah (OPD) yakni Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, TAGANA serta dibantu oleh Dinas Perhubungan, Polres Kota Cilegon untuk pengaturan jalan lalu lintas.
"Giat pemangkasan pohon dan pengecekan penerangan jalan umum tersebut akan dilanjutkan sampai esok hari," pungkasnya.(*)


Post A Comment: